Akses Rahasia untuk ke Penjara Bawah Tanah

Akses Rahasia Penjara Bawah Tanah – Tentunya tidak ada seseorang juga di bumi ini yang menginginkan untuk masuk kedalam sel penjara.

Jangankan untuk mengeram di penjara, sebatas bertandang saja telah membuat bulu kuduk bergidik.

Akses Rahasia Penjara Bawah Tanah

Tetapi beda hal dengan penjara-penjara eksklusif tempat sah beberapa koruptor yang ada barang eksklusif seperti tv, AC, tempat tidur yang nyaman.

Kamu mengerti tidak, Indonesia mempunyai beberapa penjara bawah tanah yang menakutkan, sempitnya ruang dan sesaknya udara disitu apa lagi jika ada kubangan air di selnya.

Baca Juga: 10.000 Tahun Lalu Kepulauan Sudah Ditempati

Duh, tentu menganiaya sekali. Disamping itu jangankan untuk tiduran, untuk duduk saja sulit.

Sebab tentunya bukan hanya dua atau tiga penghuni, kemungkinan dapat sampai beberapa ratus pada sebuah sel. Ingin tahu ? di bawah ini penjara bawah tanah di Indonesia yang mempunyai banyak mistis :

  1. Museum Fatahillah di Kota Tua Jakarta punyai ruangan tahanan bawah tanah yang menakutkan. Minim sinar dan sirkulasi membuat beberapa tahanan wafat saat sebelum diadili

Sudah pernahkah kamu bertandang ke kota tua ? Museum Fatahillah ini jadi salah satunya saksi riwayat Jakarta atau Batavia dahulu. Pada jaman dahulu teritori ini ialah pusat pemerintah pada saat jaman Belanda masih berkuasa di Indonesia yang berperan selaku Gedung Balai Kota, di mana Gubernur Batavia beraktivitas pemerintahannya. Saat ini, kecuali jadi penyimpanan beberapa barang warisan penjajahan dan jadi tempat wisata, Museum Fatahillah ini mempunyai penjara bawah tanah. Penjara ini terpisah untuk wanita dan pria, penjara ini merupakan penjara menakutkan. Pikirkan saja, dalam penjara wanita itu tergenangi air, bahkan juga ukuran penjara ini 6×9 mtr. dan ditempati sekitar 40-50 orang tanpa diberi makan dan minum. Cukup banyak penghuninya yang wafat saat sebelum jalani proses persidangan. Beda hal dengan penjara pria, ukuran penjaranya lebih luas dari penjara wanita, tetapi beberapa tahanan pria ini kakinya harus diikat dengan bola-bola berat supaya tidak kabur. Hmm…bisa dipikirkan kan bagaimana nasib beberapa tahanan itu.

  1. Penjara bawah tanah di Benteng Marlborough, Palembang, ini dibuat Inggris pada 1714-1719. Kerap nampak hantu wanita Inggris di penjara bawah tanah

Benteng warisan Inggris ini dibangun oleh The British East India Company awal tahun 1713 sampai 1719. Pada benteng ini berada di Kelurahan Kmapung Cina, Kecamtan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Benteng Malborough ini dibuat dengan pasangan batu kali, karang dan batu bata dengan perekat kombinasi kapur, pasair dan tepung bata. Di bagian barat daya ada lorong benteng, disebalah kiri ada 7 biji ruang yang diantaranya adalah penjara bawah tanah yang tediri dari 3 ruang sempit dan gelap gurita.

  1. Fort Rotterdam di Makassar, ini bukanlah warisan Belanda, tetapi Kerajaan Gowa-Tallo. Ada penjara bawah tanah yang pernah dihuni Pangeran Diponegoro

Benteng ini adalah warisan kerajaan Gowa yang dibuat di tahun 1545 oleh raja Gowa ke 9 yang namanya Karaeng Lakiung Tumaapa’risi Kallona, dan berada di tepi pantai samping barat kota Makassar. Selanjutnya benteng ini diberikan ke VOC di tahun 1667 selaku salah satunya persyaratan kesepakatan nyaman di antara Kerajaan Gowa dengan Belanda yang dikenali dengan kesepakatan Bongaya. Benteng ini selanjutnya jadi Belanda selaku pusat penampungan rempah-rempah di Indonesia sisi Timur. Benteng ini ada penjara bawah tanah di mana Pangeran Diponegoro sempat dipenjara. Di dekat pintu masuk ada patung salah satunya Raja Gowa yang populer, Sutan Hassanudin.

  1. Benteng Vastenburg, Surakarta, adalah warisan Belanda untuk memantau penguasa Surakarta. Ada penjara bawah tanah untuk meredam beberapa penentang kekuasaan

Benteng istimewa di tengah-tengah Solo ini, saat ini jadi satu bangunan yang tidak bernilai dan banyak rumput ilalang yang lebat. Pada jaman dahulu benteng ini mempunyai peranan penting yakni pusat jalinan di antara kota Solo – Semarang. Kota Solo dalam masa XVIII-XIX, selaku pusat perdagangan dan diikuti perubahan kota penjajahan. Antiknya, perubahan ini terbentuk dalam nuansa kekuasaan Kerajaan Kasunanan Surakarta. Kabarnya, dahulunya kemampuan Belanada banyak dipusatkan di Benteng Vastenburg. Di bawahnya dipercayai ada seperti bungker bawah tanah yang lumayan luas untuk penjara untuk beberapa sandera. Sebab perihal ini pula Benteng Vastenburg tidak bisa saja bila jadi bangunan tingkat.

  1. Penjara Kalisosok, Surabaya, dibuat waktu penjajahan Belanda mempunyai penjara bawah tanah untuk meredam beberapa figur kemerdekaan

Kalisosok ialah satu wilayah di Surabaya Utara dekat sama wilayah Kembang Jepun dan Rajawali. Di Kalisosok ini ada penjara bawah tanah yang berdiri di zaman penjajahan Belanda dan sering dipakai untuk menganiaya beberapa pejuang kemeredekaan Indonesia. Soekarno, W.R. Soepratman, dan Kiai Haji Mas Mansur beberapa figur kemerdekaan ini pernah mengeram dalam penjara ini. Setelah periode kemerdekaan, karisma dari penjara Kalisosok mulai menghilang. Di zaman panasnya keadaan politik pemerintah Republik Indonesia tahun 1960-1970an, penjara bawah tanah Kalisosok sering dipakai untuk memuat terpidana politik dan kelas berat. Kalisosok untuk saat ini tidak dipakai kembali selaku instansi pemasyarakatan.

  1. Bangunan penjara Sukamiskin, Bandung, yang dibuat Belanda ini bekerja semenjak 1924. Ada penjara bawah tanah yang dipakai untuk meredam aktor kriminil beresiko

enjara Sukamiskin ini adalah penjara warisan pemerintahan Belanda yang dibuat di tahun 1918 dan berperan di tahun 1924. Sebelumnya tempat ini dipakai selaku tempat dihukumnya beberapa golongan cendekiawan yang dipandang lakukan kejahatan politik. Lapas ini jadi lokasi yang monumental untuk si proklamator, lapas ini mempunyai 522 ruang dan beberapa salah satunya ada di bawah tanah yang diutamakan untuk tahanan beresiko. Semenjak tahun 1945 penjara bawah tanah Sukamiskin tidak dipakai kembali selaku sel tahanan dan sekarang telah berpindah peranan jadi gudang penyimpanan.

  1. Lawang Sewu, Semarang, pernah menjadi kantor NIS Belanda, tetapi diarahkan ke Jepang. Lantas, ruangan bawah tanah menjadi penjara menyelesaikan tahanan

Untuk kamu yang menyukai dengan dunia seram tentunya kamu paham.kamu mengerti gedung yang populer menyeramkan ini. Gedung ini berada di kota Semarang dan dahulunya adalah kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS.

Dalam gedung ini dibuat di tahun 1904 dan selesei di tahun1907. Gedung ini berada di Bundran Tugu Muda yang dahulunya dikatakan sebagai Wihelmina Plein.

Pada periode penjajahan Jepang ruang bawah tanah di gedung ini jadi penjara bawah tanah atau dikenali dengan penjara jongkok.

Ini sebab penjara ini mempunyai luas bangunan yang sempit dengan atap yang rendah. Penjara ini jadi selaku tempat eksekusi beberapa pemuda yang lakukan perlawanan pada Jepang. Lantas jasad-jasad korban eksekusi itu dibuang ke sungai yang berada disamping gedung ini.

  1. Gedung Merdeka, Bandung, jadi saksi KTT Asia-Afrika pada 1955. Ada penjara di ruangan bawah tanah yang mempunyai akses rahasia

Gedung yang pernah jadi tempat Pertemuan Tingkat Tinggi Asia-Afrika di tahun 1955 ini tanpa diduga mempunyai penjara bawah tanah. Dengan umur lebih satu era, satu terowongan bawah tanah di seputar ruang bawah tanah ditengarai menyambungkan Gedung Merdeka dengan gedung tua yang lain.

Bila tidak cermat, pintu masuk di ruangan bawah tanah itu tidak akan nampak. Tetapi bila cermat, ada lorong turun seluas satu mtr. dan tinggi seputar dua mtr..

  1. Gedung Polwiltabes, Surabaya

Gedung ini sudah direstorasi semenjak tahun 2007 kemarin. Bunker penjara bawah tanah kembali dibuka walau tak lagi ditempati. Gedung khusus mempunyai empat ruang khusus. Di bawah ruang pertemuan dan lobi, ada penjara bawah tanah dengan tinggi satu mtr..

Nah, itu barusan penjara-penjara bawah tanah yang menakutkan di Indonesia. Penjajah Belanda dan Jepang dengan kejamnya mengungkung dan membunuh pejuang kita dalam penjara-penjara yang menakutkan itu. apa kalian Berani untuk Bertandang ke penjara-penjara di bawah tanah Itu?